Cara Membaca Puisi Yang Baik Dan Benar

erwinpratama.om – Bagaimana cara membaca puisi? Mungkin itu adalah pertanyaan yang mungkin ada di dalam benak anda ketika ingin membaca sebuah puisi. Sebelumnya, Erwin Pratama sudah memberikan artikel tentang pengertian puisi. Jika Kamu sudah tahu apa itu puisi, maka sekarang Kamu harus tahu cara membaca puisi.

Puisi adalah salah satu jenis sastra yang bahasa didalamnya terikat oleh rima, irama, serta penyusunan larik dan bait. Membaca sebuah puisi akan berbeda dengan membaca sebuah teks cerita. Ketika kita akan membaca puisi tentunya kita harus tahu apa yang harus kita lakukan ketika membaca puisi tersebut. Penjiwaan atau Penghayatan dalam pembacaan puisi juga harus diperhatikan dan juga kita harus memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat.

Mungkin Kamu mendapatkan tugas untuk membaca sebuah puisi di depan kelas. Akan sangat memalukan jika Kamu salah membaca puisi saat berada di depan kelas. Sebab bisa saja Kamu malah ditertawakan oleh teman-teman sekelasmu atau bahkan gurumu sendiri.

Atau Kamu sedang mengikuti ajang kompetisi lomba membaca puisi? Wah kalau itu lebih tinggi lagi levelnya. Sebab Kamu harus membaca puisi dengan sangat benar dan tanpa kesalahan. Sebab Kamu akan melawan peserta-peserta lain yang mungkin sudah jago membaca puisi. Jika menang dalam lomba tersebut, maka Kamu akan mendapatkan hadiah. Namun jika Kamu kalah, Kamu akan mendapatkan malu.

Seperti yang telah diketahui, Puisi adalah salah satu karya tertulis. Meskipun termasuk sebagai karya tulis, namun cara membaca puisi sangat berbeda dengan membaca karya tulis lain. Cara membaca puisi tidak sama dengan cara membaca cerpen atau membaca cerita dongeng. Membaca puisi itu membutuhkan trik khusus.

cara membaca puisi

Cara Membaca Puisi Yang Baik Dan Benar

Terdapat teknik dasar penting dalam pembacaan sebuah puisi, hal tersebut adalah: vokal, olah gerak, olah mimik, olah sukma, olah musikal, dan wawasan kesastraan. Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan dibawah ini.

A. Vokal

Dalam pembacaan puisi, hal pertama yang harus diperhatikan adalah Vokal, yang terdiri dari : artikulasi, intonasi, tempo, power serta volume suara.

1. Artikulasi = ketepatan dalam melafalkan kata-kata. Kejelasan artikulasi ini meliputi pelafalan bunyi huruf vokal dan konsonan. Suara kita dalam membaca sebuah puisi haruslah jelas, misalnya saja dalam huruf-huruf vokal dan huruf-huruf konsonan, sehingga puisi akan terdengar jelas oleh audiens.

2. Intonasi = Tinggi rendahnya nada di kalimat yang memberikan penekanan dalam kata-kata tertentu pada suatu kalimat.
Ada 4 jenis intonasi dalam pembacaan puisi (Tekanan Dinamik), Tekanan Nada, Tekanan Tempo, dan Modulasi).
– Tekanan dinamik = tekanan pada kata-kata yang dirasa penting.
– Tekanan nada = tekanan tinggi rendahnya suara.
Contohnya saja : suara tinggi menngungkapkan tentang perasaan keriangan, marah, takjub, dan sebagainya. Sedakan Suara rendah menggambarkan tentang perasaan kesedihan, pasrah, ragu, putus asa, dll.
– Tekanan tempo = cepat atau lambat pengucapan suatu suku kata atau kata.
РModulasi = perubahan bunyi suara. Contohnya:  suara menjerit karena marah ATAU suara mendesah karena lelah.

3. Karakter suara = ciri khas suara yang dimiliki oleh seorang pembaca puisi. Seorang  pembaca puisi harus bisa memainkan karakter suara yang dimilikinya sesuai dengan cuplikan puisi yang akan dibacanya. Misalnya saja, Si pembaca puisi sedang membaca puisi yang berkisah tentang seorang gadis, maka Dia harus mampu mengubah suaranya seperti perempuan (walaupun pembaca puisi adalah laki-laki).

4. Tempo = ukuran cepat atau lambatnya pembacaan dari suatu kata atau suatu kalimat pada puisi.

5. Power / kekuatan suara = Suara yang keras saat membaca puisi. Seorang pembaca puisi harus mengeluarkan suara vokal yang keras supaya bisa terdengar oleh semua penonton yang ada. Bahkan ketika penonton sedang berbicara atau ribut, pembaca puisi harus mengalahkan suara penonton.

B. Gerak
Dalam pembacaan puisi, hal kedua yang harus diperhatikan adalah Gerak, yang meliputi: ekspresi, mimik, gestur, dan pantomimik.

Ekspresi = pernyataan perasaan hasil penjiwaan puisi
Mimik =Gerak Air Muka
Gestur = Gerakan tangan dan kaki ketika sedang membaca puisi yang disesuaikan dengan isi puisi tersebut.
Pantomimik = adalah perpaduan antara ekspresi gerak-gerik wajah serta gerak-gerik tubuh.

Video Membaca Puisi

Mungkin Kamu masih bingung tentang bagaimana cara membaca puisi yang baik. Nah untuk itu Erwin pratama akan memberikan contoh video membaca puisi yang diambil dari sumber-sumber video youtube.

Nah bagaimana? Apakah Kamu sudah tahu tips membaca puisi yang baik dan benar bukan? Tapi ingat, Kamu juga harus mengerti juga arti dan makna dari puisi tersebut. Puisi memiliki makna yang tersembunyi didalamnya. Kamu jangan hanya bisa membaca puisi saja tanpa mengetahui maknanya sebenarnya. Penting sekali untuk mengetahui isi dari puisi yang telah kita baca tadi. Isi dari puisi bisa berupa nasehat, keinginan dari pembuat puisi, ajakan, larangan, dan masih banyak lagi makna dari sebuah puisi.

Tambahan: Setelah Kamu mengetahui trik untuk membaca puisi yang baik dan benar. Alangkah baiknya jika Kamu belajar Cara Menulis Puisi. Jika Kamu ingin menjadi penyair, maka mulai sekarang Kamu harus mencoba membuat puisi baru. Atau Kamu bisa Upload puisi Kamu di situs www.puisi.biz.id

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *